
Yang perlu Anda ketahui:
- Situs web penipuan adalah situs palsu atau berbahaya yang dirancang untuk mencuri data pribadi, uang, atau akses akun.
- Mereka seringkali tampak sah dan menggunakan rasa urgensi, ketakutan, atau penawaran menarik untuk mendorong pengguna mengambil keputusan cepat.
- Jenis situs web penipuan yang umum meliputi halaman phishing, toko online palsu, peringatan scareware, dan penipuan undian berhadiah.
- Tanda-tanda peringatan meliputi penggunaan bahasa yang emosional, desain yang buruk, tata bahasa yang aneh, dan informasi kontak atau perusahaan yang hilang.
- Jika Anda ragu tentang suatu situs web, memeriksanya dengan alat deteksi tepercaya dapat membantu memastikan apakah situs tersebut aman.
- Bertindak cepat setelah terjadi penipuan, seperti menghentikan pembayaran, mengganti kata sandi, dan melaporkan situs tersebut, dapat mengurangi kerugian.
Apa itu situs web penipuan?
Situs web penipuan adalah situs web internet yang tidak sah dan bisa dimanfaatkan untuk menipu penggunanya atau melakukan serangan berbahaya.
Para penipu menyalahgunakan anonimitas internet untuk merahasiakan identitas dan niat mereka dengan berbagai penyamaran. Ini bisa berupa pesan peringatan keamanan palsu, hadiah, dan format penipuan lainnya supaya terkesan sah.
Meskipun internet memiliki banyak tujuan yang bermanfaat, beberapa situs web dibuat semata-mata untuk kegiatan kriminal. Situs-situs ini mungkin mencoba melakukan pencurian identitas, penipuan kartu kredit, atau bentuk eksploitasi keuangan lainnya.
Bagaimana cara kerja situs web penipuan?
Situs web penipuan bekerja dengan berpura-pura menjadi merek, layanan, atau orang yang sah untuk mendapatkan kepercayaan Anda.
Mereka menggunakan ulasan palsu, dukungan palsu, klaim yang menyesatkan, dan pop-up atau peringatan mendesak untuk menekan Anda agar bertindak. Tujuannya adalah untuk mengelabui Anda agar membagikan informasi pribadi, detail pembayaran, atau kredensial login.
Situs web semacam ini dapat berupa situs web mandiri, pop-up, atau overlay tidak resmi pada situs web yang sah melalui clickjacking . Apa pun tampilannya, situs-situs ini bekerja secara sistematis untuk menarik perhatian dan menyesatkan pengguna mereka.
Berikut langkah-langkah peretas yang menggunakan situs web penipuan untuk mengelabui korban:
- Umpan: Penyerang menarik pengguna internet ke situs web melalui berbagai saluran distribusi.
- Kompromi: Pengguna melakukan tindakan yang akan mengekspos informasi atau perangkat mereka kepada penyerang.
- Eksekusi: Penyerang mengeksploitasi pengguna untuk menyalahgunakan informasi pribadi mereka untuk keuntungan pribadi atau untuk menginfeksi perangkat mereka dengan perangkat lunak berbahaya untuk berbagai tujuan.
Meski skemanya bisa lebih rumit, sebagian besar bisa disederhanakan menjadi tiga tahap dasar ini.
Situs web penipuan bisa memikat pengguna internet lewat banyak kanal komunikasi, seperti media sosial, email, dan pesan teks. Hasil pencarian terkadang dimanipulasi dengan metode Search Engine Optimization (SEO), sehingga situs berbahaya muncul di posisi teratas.
Melalui tawaran menarik atau pesan peringatan yang menakutkan, pengguna lebih mudah menerima skema ini. Sebagian besar situs web penipuan memanfaatkan eksploitasi psikologis supaya efektif.
Anda harus memahami cara penipuan ini mengelabui korban supaya bisa melindungi diri. Mari kupas cara mereka melakukan eksploitasi ini.
Bagaimana situs web penipuan mengeksploitasi Anda?
Pada intinya, situs web penipuan bergantung pada rekayasa sosial , yang mengeksploitasi penilaian manusia daripada sistem komputer teknis.
Penipuan dengan manipulasi ini bergantung pada kepercayaan korban bahwa situs web berbahaya sah dan tepercaya. Beberapa di antaranya sengaja dirancang agar terlihat seperti situs web resmi dan tepercaya, seperti yang dioperasikan oleh lembaga pemerintah resmi.
Situs web penipuan tidak selalu dirancang dengan baik, dan pengguna yang cermat mungkin memperhatikan tanda-tanda peringatan. Untuk menghindari pengawasan, penyerang mengandalkan elemen kunci dari rekayasa sosial: manipulasi emosional.
Manipulasi emosional membantu penyerang melewati skeptisisme alami dengan memicu reaksi cepat dan naluriah:
- Urgensi: Penawaran yang sensitif terhadap waktu atau peringatan keamanan akun dapat mendorong Anda untuk bertindak segera sebelum berpikir kritis.
- Kegembiraan: Janji-janji menarik seperti kartu hadiah gratis atau skema peningkatan kekayaan yang cepat dapat memicu optimisme yang dapat membuat Anda mengabaikan potensi kerugian.
- Ketakutan: Infeksi virus palsu dan peringatan akun menyebabkan tindakan panik yang sering kali terkait dengan perasaan urgensi.
Segala bentuk emosi, baik yang campur aduk atau terpisah, dimanfaatkan untuk mencapai tujuan peretas. Namun, penipuan hanya bisa mengeksploitasi Anda jika terasa relevan atau bisa dipahami oleh Anda. Jadi, berbagai situs penipuan online muncul karena alasan ini.
Jenis-jenis situs web penipuan
Situs web penipuan, seperti jenis penipuan lainnya, beroperasi di tempat yang berbeda-beda meski mekanisme mereka sama. Setelah kami merinci jenis tempat yang mungkin digunakan oleh situs web penipuan, kelak Anda akan lebih siap untuk mengenali upaya mereka. Berikut beberapa format umum situs penipuan:
Situs Web Penipuan Phishing
Situs web phishing adalah alat populer yang mencoba menampilkan situasi palsu dan membuat pengguna mengungkapkan informasi pribadi mereka. Penipuan ini sering menyamar sebagai perusahaan atau institusi resmi, seperti bank dan penyedia email.
Peretas biasanya memancing korban ke situs web menggunakan email atau pesan lainnya yang berisi kesalahan atau masalah lain yang harus segera ditangani. Dari penipuan ini, muncul situasi yang meminta Anda memberikan informasi login akun, kartu kredit, atau data sensitif lainnya. Sehingga segala hal yang diperoleh dari korban serangan ini disalahgunakan.
Situs Web Penipuan Belanja Online
Sebagai salah satu skema yang paling umum, situs web penipuan belanja online menggunakan toko online palsu atau berkualitas rendah untuk mengumpulkan data kartu kredit korban.
Penipuan ini sangat menyusahkan karena terkadang mereka memberikan produk atau layanan untuk menciptakan ilusi kepercayaan. Namun, kualitas produk atau layanan mereka di bawah standar. Yang lebih penting, ini merupakan pintu masuk utama yang tidak terkendali untuk memperoleh data kartu kredit Anda supaya bisa dibelanjakan secara berlebihan tanpa izin.
Situs Web Penipuan Scareware
Penipuan situs web Scareware menggunakan pesan peringatan keamanan palsu sembulan untuk memancing Anda mengunduh malware yang disamarkan sebagai program antivirus sungguhan. Mereka mengabari Anda bahwa perangkat telah terinfeksi virus atau malware, supaya Anda terdesak oleh rasa takut dan urgensi untuk mengunduh program antivirus.
Memiliki perangkat lunak keamanan internet yang sebenarnya akan membantu mencegah pengunduhan malware, tetapi pengguna yang tidak memilikinya mungkin menjadi korban penipuan ini.
Situs Web Penipuan Undian
Penipuan dengan modus taruhan memancing penaruh dengan hadiah besar, sehingga korban membocorkan data keuangan untuk membayar biaya palsu.
Biaya ini bisa dikenakan sebagai pajak atas hadiah atau biaya pengiriman. Pengguna yang membocorkan informasi mereka akan rentan ditipu dan tidak akan pernah menerima hadiah.
Contoh situs web penipuan
Penipuan internet di masa lalu sering kali memanfaatkan situs web penipuan khusus dalam melancarkan aksinya. Untuk mengenali upaya penipuan di masa mendatang, berikut beberapa contoh penting:
Situs web pelaporan FBI palsu
Pada tahun 2025, FBI memperingatkan bahwa penipu telah membuat versi palsu dari situs resmi Internet Crime Complaint Center (IC3) untuk mencuri informasi pribadi dan keuangan. Situs-situs palsu ini sangat mirip dengan portal aslinya tetapi dirancang untuk mengumpulkan data seperti nama, alamat, email, dan detail perbankan dari pengunjung yang tidak curiga. Penegak hukum menekankan pentingnya memastikan pengguna hanya mengirimkan laporan di situs resmi IC3 untuk menghindari pencurian kredensial.
Situs web penipuan pemesanan perjalanan palsu
Pada tahun 2025, peneliti keamanan siber mengidentifikasi kampanye phishing yang meluas di mana penyerang membuat lebih dari 4.300 situs web pemesanan perjalanan dan hotel palsu yang meniru platform terkenal seperti Booking.com, Expedia, Agoda, dan Airbnb. Situs-situs ini disebarkan melalui email phishing yang mendesak penerima untuk mengkonfirmasi reservasi atau membayar uang muka, tetapi alih-alih mengamankan pemesanan, pengunjung ditipu untuk memasukkan informasi kartu pembayaran yang kemudian diambil oleh penyerang.
Bagaimana cara mengidentifikasi situs web palsu?
Untunglah, ada beberapa cara sederhana untuk melindungi diri dari situs web palsu supaya keluarga dan dompet Anda tetap aman saat menjelajahi World Wide Web.
Dengan mengikuti kiat-kiat berikut, Anda akan lebih terlindungi dari ancaman-ancaman ini:
- Bahasa emosional: Apakah situs web tersebut berbicara dengan cara yang dapat meningkatkan emosi Anda? Waspadalah jika Anda merasa terdesak, optimis, atau ketakutan.
- Kualitas desain yang buruk: Mungkin terdengar agak jelas, tetapi perhatikan baik-baik bagaimana sebuah situs dirancang. Apakah keahlian desain dan kualitas visualnya sesuai dengan yang Anda harapkan dari sebuah situs web resmi? Gambar beresolusi rendah dan tata letak yang janggal bisa menjadi pertanda adanya unsur penipuan.
- Tata bahasa yang aneh: Cari hal-hal seperti kesalahan ejaan, bahasa Inggris yang kacau atau kaku, atau kesalahan tata bahasa yang sangat jelas, seperti penggunaan kata jamak dan tunggal yang salah.
- Tidak adanya halaman web yang mengidentifikasi: Selain itu, situs web bisnis yang baik harus memiliki halaman dasar, seperti halaman "Hubungi Kami" dan halaman "Tentang Kami". Jika Anda ragu, hubungi perusahaannya. Jika nomor mereka adalah nomor ponsel atau panggilannya tidak dijawab, waspadalah. Jika ada perusahaan yang terkesan ingin menghindari kontak verbal, pasti ada alasannya.
Bagaimana cara memeriksa apakah sebuah situs web sah?
Menemukan tanda-tanda peringatan adalah langkah pertama yang berguna, tetapi tidak selalu memberikan jawaban yang jelas. Jika Anda tidak yakin apakah sebuah situs web aman, memeriksanya dengan alat deteksi yang andal dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih tepat sebelum berinteraksi dengannya. Situs web penipuan sering dirancang agar terlihat profesional dan tepercaya, yang berarti isyarat visual saja tidak selalu cukup.
Salah satu cara praktis untuk memverifikasi situs web adalah dengan menggunakan alat pencarian online yang menganalisis situs tersebut terhadap intelijen ancaman dan data reputasi yang diketahui. Sebagai contoh, Open Threat Intelligence Portal (OpenTIP) memungkinkan Anda untuk menempelkan alamat situs web dan melihat apakah alamat tersebut telah dikaitkan dengan penipuan, upaya phishing, atau aktivitas jahat lainnya.
Cara kerja deteksi penipuan situs web
Alat deteksi situs web menganalisis faktor-faktor yang tidak terlihat oleh pengguna biasa, termasuk:
- Apakah situs tersebut muncul dalam basis data penipuan, phishing, atau malware yang dikenal
- Usia dan reputasi domain, karena banyak situs penipuan baru dibuat
- Pola teknis dan hosting yang umumnya terkait dengan aktivitas penipuan
- Laporan atau tautan sebelumnya ke perilaku jahat
Dengan menggabungkan sinyal-sinyal ini, alat ini memberikan indikasi yang jelas apakah suatu situs web memiliki riwayat penyalahgunaan atau menunjukkan tanda-tanda yang umumnya terkait dengan situs web penipuan.
Mengapa memeriksa situs web terlebih dahulu itu penting
Situs web penipuan sering kali mengandalkan urgensi untuk mendorong orang mengambil keputusan cepat. Meluangkan waktu sejenak untuk memverifikasi situs menggunakan alat deteksi memberi Anda pendapat kedua yang objektif sebelum Anda memasukkan detail pribadi, mengunduh file, atau melakukan pembayaran.
Jika ada sesuatu tentang situs web yang terasa tidak benar, memeriksanya terlebih dahulu dapat membantu Anda menghindari risiko yang tidak perlu dan membuat pilihan yang lebih aman secara online.
Bagaimana cara menghindari situs web penipuan?
Dibutuhkan kehati-hatian dan kewaspadaan di dunia maya untuk menghindari situs web penipuan. Meski Anda tidak bisa sepenuhnya menghindari situs-situs ini, Anda mungkin bisa berperilaku lebih efektif supaya tidak tertipu.
Berikut beberapa cara supaya terhindar dari penipuan ini.
Periksa nama domain
Situs yang dibuat untuk meniru situs yang sah sering menggunakan nama domain yang terlihat atau terdengar mirip dengan alamat situs yang sah. Misalnya, untuk meniru situs FBI.gov, situs palsu bisa menggunakan alamat FBI.com atau FBI.org. Perhatikan alamat yang diakhiri dengan .net atau .org, karena jenis nama domain ini sangat jarang digunakan untuk situs belanja online.
Jika Anda ingin menggali lebih dalam, Anda dapat memeriksa siapa yang mendaftarkan nama domain atau URL di situs seperti WHOIS . Pencarian tidak akan dikenakan biaya.
Berhati-hatilah dengan cara Anda membayar
Sebaiknya jangan pernah membayar apa pun lewat transfer bank langsung. Jika Anda mentransfer dana ke suatu rekening bank dan ternyata itu penipuan, uang Anda tidak akan pernah kembali. Pembayaran lewat kartu kredit memberikan Anda sejumlah perlindungan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Terlalu bagus untuk menjadi kenyataan?
Dijanjikan dengan kemewahan yang jauh melampaui imajinasi Anda dengan hanya menghabiskan sedikit waktu atau sedikit berusaha merupakan praktik penipuan yang efektif. Selalu tanyakan kepada diri Anda apakah tawaran tersebut terlalu muluk-muluk.
Apakah situs tersebut menjual tablet, PC, atau sepatu olah raga desainer dengan harga diskon yang terlalu besar dan tidak masuk akal? Apakah situs produk kesehatan menjanjikan otot yang lebih besar atau penurunan berat badan yang ekstrem hanya dalam dua pekan? Bagaimana dengan cara yang mudah untuk menghasilkan keuntungan? Anda tidak salah jika menganggap sesuatu yang muluk-muluk itu tidak benar.
Lakukan pencarian internet
Jika Anda masih belum bisa menilai sebuah situs web, lakukan pencarian di internet untuk melihat ulasan orang lain tentang situs web tersebut. Reputasi — baik atau buruk — tersebar luas secara online. Jika ada yang punya pengalaman tidak mengenakkan dengan sebuah situs web, mereka akan mengungkapkannya secara online. Cari ulasan di situs-situs seperti Trustpilot, Feefo, atau Sitejabber untuk melihat apakah suatu situs web pernah menipu seseorang sebelumnya.
Jika tidak ada ulasan jelek, jangan langsung menganggapnya bagus, karena situs web penipuan tersebut mungkin baru dibuat. Pertimbangkan semua faktor lainnya untuk memastikan Anda bukan korban pertama.
Selalu gunakan koneksi yang aman
Saat Anda mengunjungi sebuah situs web sah yang meminta data keuangan atau keamanan, nama perusahaan akan terlihat di sebelah URL di bilah browser, bersama dengan simbol gembok yang menandakan Anda masuk ke koneksi aman. Jika simbol ini tidak terlihat atau browser Anda memperingatkan bahwa situs tersebut tidak memiliki sertifikat keamanan terbaru, itu bisa menjadi pertanda buruk. Untuk meningkatkan level perlindungan pribadi, selalu gunakan perangkat lunak keamanan tingkat pertama supaya Anda memiliki lapisan perlindungan tambahan.
Selain itu, jangan sepelekan hal apa pun dan jangan asal mengeklik tautan untuk membuka situs web. Sebaliknya, ketikkan alamat web secara manual atau simpan di bookmark. Peretas berbahaya sering kali membeli nama domain yang terdengar dan terlihat serupa pada pandangan pertama. Dengan mengetiknya sendiri atau menyimpan data yang diyakini akurat, Anda memberikan perlindungan tambahan kepada diri sendiri.
Pilihan bagus lainnya adalah menggunakan fitur Keamanan Internet seperti Safe Money untuk memberikan jaminan tambahan saat membayar online.
Apa yang harus dilakukan jika Anda menjadi korban situs web penipuan?
Jika Anda menjadi korban salah satu situs berbahaya ini, sebaiknya segera ambil tindakan. Anda masih berkesempatan untuk menghalangi peretas dalam mengeksploitasi Anda. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak buruk penipuan yang berhasil dilakukan:
- Hentikan komunikasi dengan penipu jika Anda sudah pernah berhubungan dengannya.
- Temukan dan hentikan pembayaran yang tertunda atau sedang berlangsung kepada penipu.
- Batalkan kartu kredit yang telah digunakan untuk mencegah tagihan yang tidak diinginkan lebih lanjut.
- Perbarui kata sandi dan PIN terpenting Anda, termasuk akun perbankan dan email.
- Bekukan kredit Anda untuk mencegah penipu menyalahgunakan identitas Anda untuk penipuan akun baru.
- Laporkan penipuan tersebut kepada penyedia layanan dan lembaga mana pun yang mungkin dapat membantu.
Sebaiknya laporkan kepada pihak berwenang terkait untuk menghentikan penipuan di masa mendatang yang bisa dialami diri sendiri dan orang lain.
Bagaimana cara melaporkan situs web penipuan?
Mengetahui cara melaporkan situs web sama pentingnya dengan melakukannya, jadi pastikan Anda mendapatkan informasi yang cukup.
Yang paling penting, pastikan Anda melaporkan penipuan tersebut kepada layanan yang terdampak seperti:
- Bank dan/atau perusahaan penerbit kartu kredit Anda.
- Badan perpajakan Amerika Serikat (IRS).
- Penyedia akun online, seperti Google dan Apple.
- Toko-toko e-commerce, seperti Amazon dan eBay.
Laporkan setiap upaya atau keberhasilan penipuan situs web ke Internet Crime Complaint Center (IC3) , atau econsumer.gov untuk penipuan internasional.
Google berupaya menghindari promosi hasil yang berbahaya, tetapi pastikan untuk melaporkan situs tersebut untuk membantu upaya mereka juga.
Terakhir, pastikan untuk menghubungi polisi setempat karena mereka bisa menyelidiki penipuan lokal seperti ini.
Kaspersky Internet Security menerima dua penghargaan AV-TEST untuk kinerja & perlindungan terbaik untuk produk keamanan internet pada tahun 2024. Dalam semua pengujian, Kaspersky Internet Security menunjukkan kinerja dan perlindungan yang luar biasa dari ancaman siber.
Artikel Terkait:
- Bagaimana Anda dapat melindungi diri dari situs web berbahaya?
- Apa saja penipuan online paling umum yang perlu diwaspadai?
- Apa yang harus Anda ketahui tentang penipuan percintaan dalam kencan online?
- Bagaimana saya dapat melaporkan situs web yang curang atau berbahaya?
Produk Terkait:
FAQ
Apa yang terjadi jika Anda mengklik situs web penipuan?
Mengklik situs web penipuan dapat membuat perangkat dan data pribadi Anda berisiko langsung. Situs tersebut dapat mencuri kredensial login, mengumpulkan informasi pembayaran, menginstal malware, atau melacak aktivitas Anda tanpa sepengetahuan Anda.
Apa saja frasa penipu yang umum?
Frasa-frasa umum yang digunakan penipu menciptakan rasa urgensi, ketakutan, atau kegembiraan untuk memaksa tindakan cepat. Contohnya termasuk “Akun Anda telah diretas,” “Anda telah memenangkan hadiah,” “Bertindak sekarang,” “Pembayaran hanya dengan kartu hadiah,” “Jangan beri tahu siapa pun,” dan “Verifikasi detail Anda”.

